Monday, December 7, 2015

LOMBA ANTAR KELAS PG PAUD DAY'S


Lama tak posting disiniiii, rinduuuu u,u

Nah, kali ini Gita mau cerita tentang PG PAUD DAY'S nih. jadi, PG PAUD DAY'S adalah acara untuk memperingati Dies Natalis jurusan PG PAUD FIP UNP yang ke 8.. Ciee Happy Birthday PG PAUD FIP UNP, jaya selalu ;)))

Dalam PG PAUD DAY'S terdapat beberapa rangkaian acara, nah disini Gita mau bahas untuk acara lomba antar kelas. Lomba antar kelas ini diperuntukkan bagi kelas dari tahun masuk 2013 sampai 2015, keseluruhan ada 7 kelas. Nah, ada kelas A, B, dan C 2013; kelas A dan B 2014; terakhir kelas A dan B 2015. Dilaksanakan pada tanggal 28 November 2015 berlokasi di Lapangan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang. Acara berlangsung dari pukul 06.00-12.00 wib.

Sejak pukul 06.00, antusiasme dari peserta udah mulai kelihatan nih. Acara dimulai dengan maraton pagi dengan rute FIP, SD Pembangunan LPMP, Fakultas Teknik lanjut ke belakang BAAK dan berkumpul lagi di lapangan FIP. Check this out!! 
semangat lari paginyaaa


Lanjut, setelah maraton kita istirahat dulu sambil sarapan pagi pake roti dan segelas air putih. lanjut pembukaan acara oleh koor acaranya, Suci Zara Bukhaira. terus, ada penampilan hiburan dari kelas-kelas yang mau menyumbangi suara merdunya juga lhooo..



1) peserta lagi istirahat 2)panitia konsumsi lagi bagi-bagi roti 3)pemandu acara kita


Next, acara pertama yaitu lomba memasukkan paku kedalam botol. permainan ini dimainkan oleh 6 orang, 1 sebagai instruktur dan 5 sebagai pemain. susah susah susah gampang sih mainnya, asal sama-sama sabar. jadi, panitia memberikan satu paku yang diikatkan ke tali yang cabangnya ada 5. Nah kelima pemain berdiri melingkar membelakangi botol yang telah disediakan oleh panitia, setelah perwakilan setiap kelas siap mengatur strategi lomba pun dimulaiiiiiiiii. Instruktur boleh mengarahkan si pemain agar paku yang dipegang pemain masuk ke dalam botol asal si pemain tidak melihat ke belakang ke arah botol. Nah, dari semua kelas dan perwakilan panitia yang berpartisipasi didapatlah juaranya tapi lupa kelas berapa. Pissss, nih gantinya foto-foto proses masuknya paku ke dalam botol

1) paku dan botol 2) posisi pemain membelakangi paku 3) instruktur sedang mengarahkan 4) numpang eksis

ekspresi keren para instruktur, wow!!!


ekspresi kemenangan supporter kelas nih, congratulatioooooonnn!!!

Lanjut lomba yang kedua, yaitu lomba kelereng… jeng jeng jenggggggg!!! Permainan ini dimainkan oleh 3 orang, ada 4 titik (3 ditempati pemain dan 1 ditempati bendera) dan dilakukan secara estafet. Pemain dari  titik 1 membawa kelereng dengan sendok ke titik 2, dan titik 2 membawa kelereng menuju titik 3. Pemain di titik 3 membawa kelereng ke arah bendera dan mengambil bendera berlari ke titik 3, dari titik 2 berlari ke titk 1, kelompok tercepat itulah yang menang.

1) pemain dari titik satu mulai berjalan 2) pemain 1 memindahkan kelereng ke pemain di titik dua dan dari titik dua ke titik tiga 3) pemain ketiga membawa kelereng ke arah bendera 4)bendera diambil yang pertama sampai ke titik satu itulah pemenangnya


Lomba berikutnya adalah lomba tempurung. Sistem estafetnya sama dengan permainan kelereng tadi tetapi bedanya yang ini jalan pake tempurung, dan kalo tempurungnya pecah maka grupnya didiskualifikasi. Berikut cuplikannya..


ekspresi pemain lomba tempurung

panitia kece, ekspresinya mantaaaaps :D


Then… engingenggg!!! Lomba balap karung, udah tau kan gimana balap karung itu? yap! Masuk ke dalam karung trus loncat sampai tujuan. Oh iya, masih sama ya sistemnya estafet (>.<)/


levitasi natural pemain


yess menang, selamaaaat!!!


Lomba yang ditunggu tungguuuuuuu… tarik tambang!! Ingat ya, yang ditarik ulur itu TALI bukan HATI *ehh. Check it out!!!


inget, TALI bukan HATI *caption baper


panitia cowok dan tamu undangan ga mau kalah dong ^^


Yang terkhir yaitu lomba Goyang ganggu. Peserta diminta berdiri di lapangan lalu apabila musik berbungi maka peserta wajib bergoyang tetapi apabila musik berhenti maka peserta harus seperti patung dan diganggu oleh panitia. Peserta yang tertawa akan didiskualifikasi ^^ ini nih orang-orangnya, sebenarnya 7 org tapi karna keburu ketawa ya ga bisa difoto..


pemain tangguh, susah banget ngegodanya


Penutupan acara perlombaan oleh bu Indra Yeni dan foto bersama serta membuat tulisan PGPAUD 8. Ini diaaaa!!!





Nah itulah deretan acara LOMBA ANTAR KELAS, bagian dari rangkaian acara PG PAUD DAY’S dalam rangka memperingati Dies natalis PG PAUD FIP UNP yang ke 8.
Sekali lagi, selamat ulangtahun jurusan PG PAUD, semakin jaya dan sukses kedepannya!!!




Monday, December 15, 2014

Modifikasi Media Pembelajaran Cuisenaire "Chickens Ruler" Untuk Anak Usia Dini




Chickens Ruler
v  Alat dan bahan:
-          Kardus bekas
-          Penggaris
-          Pensil
-          Cutter
-          Gunting
-          Lem
-          Kertas Marmar dan Origami
v  Cara Pembuatan:
a.       Membuat papan latar.
1)      Ambil kardus bekas, penggaris dan pensil.
Pola 1: Buat pola persegi panjang pada kardus menggunakan rol dan pensil dengan ukuran 2,5 x 25 cm. Pada sisi teratas lebihkan 3,5 cm, sisi kiri, kanan dan bawah massing-masing 1 cm. Sehingga pola terluar berukuran 4,5 x 29,5 cm.
Pola 2: Buat pula pola baru dengan ukuran 6,5 x 29,5 cm, ini berfungsi untuk alas dari latar.
2)      Sediakan cutter, gunting dan penggaris
Pola 1: Potong dengan cutter  pola dalam yang berukuran 2,5 x 25 cm tadi untuk memudahkan. Potong pola terluar. Pola dalam yang telah dipotong tidak perlu dibuang karena bisa digunakan sebagai papan 10 cuisenaire.
Pola 2: potong sesuai pola terluar.

Desain:
Pola 1                                      Pola 2


3)      Satukan kedua pola tersebut untuk memastikan keduanya bisa disatukan. Ambil kertas marmar, gunting kertas tersebut, tempelkan pada pola 1.
Pola 1: Karena bagian tengahnya sudah bolong, letakkan kertas marmar merah dibawah pola 1, potong berdasarkan pola yang ada di gambar. Beri lem pada potongan yang didalam dan tempel ke pinggir pola 1.
Pola 2 : Tutup permukaan pola 2 dengan kertas putih
Tampak Belakang:
                                   Pola 1                                    Pola 2
                                               
4)      Satukan pola 1 dan 2 dengan lem, tutupi dengan kertas marmar warna merah.
Gambar pola yang sudah disatukan tampak depan dan belakang
5)      Papan latar selesai.
b.      Membuat Balok Cuisenaire
1)      Potong kardus dengan pola berikut, masing-masing satu
Balok 1 : 2,5 x 2,5 cm lapis dengan origami berwarna kuning
Balok 2 : 2,5 x 5 cm lapis dengan origami berwarna hijau
Balok 3 :  2,5 x 7,5 cm lapis dengan origami berwarna pink
Balok 4 : 2,5 x 10 cm lapis dengan origami berwarna biru
Balok 5 : 2,5 x 12,5 cm lapis dengan origami berwarna merah
Balok 6 : 2,5 x 15 cm lapis dengan kertas origami berwarna putih
Balok 7 : 2,5 x 17,5 cm lapis dengan kertas origami berwarna ungu
Balok 8 : 2,5 x 20 cm lapis dengan kertas origami berwarna oranye
Balok 9 : 2,5 x 22,5 cm lapis dengan kertas mar-mar berwarna nila
Balok 10 : 2,5 x 25 cm lapis dengan kertas mar-mar berwarna hitam

2)      Pada masing-masing balok, tempel pada bagian belakang balok dengan gambar, misalnya gambar hewan ayam yang jumlahnya sesuai dengan bidangnya, misal papan 1 ditempel gambar 1 ayam, papan 2 ditempel gambar 2 ayam, papan 3 ditempel gambar 3 ayam dan seterusnya. Hal ini akan mempermudah anak mengenal konsep bilangan dan berhitung.

c.       Memadukan latar dan papan
1)      Tempel papan latar dengan kertas yang warnanya sesuai dengan lambang warna dan jumlah. Berikan keterangan angka yang melambangkan warna dari kertas tersebut. Chickens Ruler siap dijadikan sebagai media pembelajaran :D

v  Cara Bermain
Adapun langkah-langkah bermain Chickens Ruler ini adalah sebagai berikut:
1.     Guru memperkenalkan konsep penjumlahan sederhana kepada murid melalui pertanyaan atau pun soal, misal 1+2= ….
2.     Anak dapat mencari hasil jawaban dengan menggunakan Chickens Ruler. Pertama, anak mengambil papan yang berwarna kuning, karena warna ini yang melambangkan jumlah 1. Lalu anak mengambil papan yang berwarna hijau, karena warna ini melambangkan jumlah 2. Kedua papan tersebut disusun ke atas latar dengan cara berurutan dari bawah. Maka akan terlihat bahwa hasilnya adalah 3, karena papan teratas berbatas sejajar dengan papan berwarna pink yang melambangkan angka 3.
3. Untuk membuktikannya, papan tersebut dapat dibalik. Papan tersebut akan memperlihatkan gambar ayam yang sesuai dengan jumlahnya, apabila ditambahkan maka jumlah ayam tersebut adalah 3. Begitu seterusnya.

v  Aspek Perkembangan yang distimulasi
1. Aspek bahasa: ketika anak bermain bersama dengan temannya, anak dapat memperlihatkan dan meninformasikan secara sederhana kepada temannya.
2.  Aspek sosial: ketika anak bermain bersama dengan temannya dan menuntut adanya interaksi sosial antar keduanya, misalnya berbicara tentang permainan ini.
3.  Aspek Kognitif: ketika anak bermain dan dapat mengenal konsep angka dan jumlah, berbagai warna dan sebagainya.
4. Aspek Motorik Halus: ketika anak bermain, anak menggunakan jari-jarinya untuk memindahkan balok ke papan latar. ini akan melatih jari-jari mereka.

Thursday, December 11, 2014

Sepotong Cerita dari RAS Guwo Kuranji


Sekitar tigapuluh anak yang Selasa itu hadir menyambut kedatangan kami ke RAS (Rumah Anak Soleh) di Guwo Kuranji. Letih dalam perjalanan menuju tempat tersebut terbayar dengan semangat adik2 yg tetap ceria memberikan senyum malu-malu bertemu orang baru. Anak-anak dari berbagai usia, mulai dari prasekolah sampai kelas 6 SD mengikuti kegiatan di RAS dengan kegembiraan yg terpancar dari wajah2 mereka. Keseruan hari itu, tergambar dari 4 potong foto ini yg rasanya telah mewakilkan keseruan lainnya.
1. Ketika kami baru sampai, adik2 di RAS sedang melantunkan shalawat dengan bernyanyi diiringi tarian tangan2 mungil mereka memainkan cangkir yg saat itu menjadi alat musik mereka. Menarik memang, ketika adik2 tersebut dengan lancar mengoper satu gelas dari teman ke teman lain, kami hanya duduk dan bertepuk tangan melihat pertunjukkan itu.
2. Kegiatan pada hari itu dilanjutkan dengan permainan 'cangkang telur yang rapuh'. Ketika satu cangkang telur menopang beberapa buku maka cangkang telur tersebut akan pecah. Berbeda ketika 4 buah cangkang telur diberi beban 28 buku namun cangkang telurnya masih kuat dan tidak pecah. Disini anak diminta menemukan sendiri pelajaran dari percobaan cangkang telur. Dari permainan ini tersirat arti bahwa dengan bersama kita bisa menghadapi sesuatu yg besar, seperti 'bersatu kita teguh' gitulah
3. Setelah kegiatan permainan, azan ashar telah memanggil. Saat itu lah adik2 di RAS bersama guru melangkah menuju sungai di belakang RAS. Ya, kami mengambil wudhu disana. Sejuknya air mengingatkan pada saat2 MDA diam2 pergi ke belakang Surau untuk bermain ke luhak, sungai yang mengalir. ‪#‎flashback‬
4.Dia biasa dipanggil 'Upik'. Sedikit tersenyum mendengar nama unik tersebut, ternyata memang 'upik' itu panggilan sayang keluarganya, dari Ibu, Ayah, kakak dan guru2 di Ras. Nama aslinya adalah Sherli. Umurnya sekitar 4 tahun. Ia berangkat ke RAS bersama kakaknya, Sari yang masih berusia 8 tahun. Ia juga mengikuti pelajaran dan permainan di RAS seperti yang lainnya. Adik lucu, walaupun masih kecil tapi sudah mau ikut belajar
‪#‎CMIIW‬
 

Squirrel Template by Ipietoon Cute Blog Design